Minggu, 29 Maret 2020

KWU

Sistem Produksi Tanaman Hias

1. Penyiapan media/lahan
Tahap ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Biasanya bisa menggunakan polybag, lahan, ataupun media lainnya.

2. Pembibitan
Penyiapan bibit dilakukan melalui 2 cara tergantung pada cara perkembangbiakan tanaman tersebut, yaitu secara biji dan organ vegetatif.

Penyemaian biji bisa dilakukan di bak plastik, tray, atau pot plastik dengan cara mencampur tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1.

Pembibitan melalui organ vegetatif terbagi menjadi 2 yaitu vegetatif alami dan vegatatif buatan.
Vegetatif alami : melalui akar, batang, daun, tunas, sulur, dan umbi.
Vegetatif buatan : melalui stek, perundukan (merundukkan tanaman ke tanah untuk menstimulus pertumbuhan akar), penyambungan (grafting atau penggabungan 2 tanaman berbeda menjadi tanaman baru)

3. Penanaman dan Penyiraman
Lakukan penanaman di tanah yang gembur, apabila tanah tersebut kering maka siramlah tanah tersebut. Proses penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.

4. Pemupukan
Pemupukan merupakan penambahan unsur hara untuk mencukupi kebutuhan tanaman dapat dilakukan langsung ke media tanam atau disemprot pada bagian tanaman hias. Dapat menggunakan pupuk organik maupun anorganik.

5. Pengendalian OPT
Pengendalian OPT dapat dilakukan dengan pestisida serta mencabut tanaman yang terserang ataupun mencabut tanaman gulma di sekitar tanaman hias.

6. Panen dan Hasil Panen
Proses panen dilakukan secara hati-hati agar hasil panen dapat berkualitas terbaik. Seperti layaknya proses penanaman, proses pemanenan juga lebih baik dilakukan di waktu pagi atau sore hari.
Hasil panen tanaman hias dapat dikategorikan menjadi 3 yaitu tanaman hias daun, bunga potong, dan tanaman hias dalam pot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAHASA INDONESIA

Kelas   : XI IPA 3 3.1 Mengonstruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur dan 4.1 Merancang p...